Langsung ke konten utama

Membaca Dampak Linkungan dalam UU Ciptaker


 

#undipjaya #ceritakudiundip

Pada dasarnya, "Hukum Ciptaker" mencakup semua aspek lingkungan, termasuk izin lingkungan, Amdal penggunaan industri, izin pengelolaan, dll. Dalam UU Ciptaker, jenis usaha dan / atau kegiatan juga diklasifikasikan menurut dokumen UU. Pemerintah saat ini mengerahkan kelompok ambisi untuk mengupayakan perbaikan dalam implementasinya.

 

Terkait sanksi pidana yang berlaku, dipastikan masih ada, terutama sanksi pencemaran nama baik. Pada saat yang sama, klausul sanksi administrasi juga dirumuskan melalui perhitungan tersendiri yang lebih bermakna. Misalnya baku mutu air limbah terkait sanksi administrasi akan dihitung berdasarkan kesalahan, bahkan dari segi kesehatan, keselamatan dan lingkungan ada sanksi administratif berupa perbaikan dan denda bagi perusahaan. Dia berkata: "Oleh karena itu, RUU (Ciptaker-Red) tidak melemahkan lingkungan, tetapi berharap untuk memperkuat lingkungan."

 


Sebagaimana kita ketahui bersama, isu lingkungan merupakan salah satu sektor yang terkena dampak dari penerapan UU Cipta Kerja. Banyak unsur yang semula diatur dalam hukum lingkungan berubah. Menyikapi situasi tersebut, Program Doktor Ilmu Lingkungan UNDIP mengadakan webinar nasional untuk mencari solusi atas permasalahan yang mungkin terjadi akibat perubahan tersebut.

 

Webinar ini diharapkan dapat memberikan opini akademisi tentang pembuatan UU Cipta Kerja sehingga dapat diprediksi potensi dampak lingkungannya. Sularto berharap: “Keikutsertaan peserta dan tenaga ahli diharapkan dapat memberikan masukan dan bahan untuk penelitian kedepannya”.

Selain konsultan narasumber untuk webinar ini, selain Ir Ary Sudijanto M SE, Direktur Usaha Pencegahan Dampak Lingkungan dan Direktur Kegiatan Direktorat Perencanaan Kehutanan dan Pengelolaan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, juga terdapat DPP Inkalindo (Asosiasi Penilai Lingkungan Indonesia) Ketua Poerna Sri Oetari MSi dan pengajar Fakultas Hukum UNDIP Dr. Lita Tyesta ALW SH MHum. Webinar ini diselenggarakan oleh Hartuti Purnaweni MPA, Direktur Program Penelitian PhD di bidang Ilmu Lingkungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Webinar Tanoto Scholars UNDIP “How To Manage A Sustainable Social Project in Digital Era”

  #undipjaya   Tanoto Scholars Universitas Diponegoro sedang mengadakan kegiatan webinar yang bertema “How To  Manage A Sustainable Social Project in Digital Era” hal ini dilakukan karena mengingat penting nya  kegiatan bersosial dimasa pandemi ini. Dimasa ini juga menuntut untuk melakukan kegiatan serba digital. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2020 pukul 13.00 – 15.30 live zoom. Acara ini  dibuka untuk umum yang diisi oleh pemateri Renita Yulistiana, S.Pd. founder gerakan suka baca (Sejak  2016).

Panduan Penggunaan Mail Merge Pendukung Pembuatan Surat Ijin Saat Melakukan Penelitian

  #undipjaya #undiphebat #ceritakudiundip  Sebagai mahasiswa yang nantinya akan berkecimpung dengan penulisan laporan akhir baik skripsi dan tesis, akan bertemu dengan berbagai problematika dalam menyusun metode penelitian. Bagi mahasiswa yang sedang dan akan melakukan penelitian survey misal, beberapa akan membutuhkan surat persetujuan untuk dapat mengambil atau mengolect data dari narasumber.   Kemudian tidak sedikit juga yang akan dihadapkan pada kebutuhan pembuatan surat dengan alamat tujuan yang banyak. Nah untuk mempermudah dalam pembuatan alamat surat tersebut, berikut langkah dalam penerapan metode mail merge pada microsoft office word dan excel:   Menyiapkan draft surat pada MS Word Draft surat sangat penting disiapkan karena draft tersebut adalah dokumen final yang akan di plint.   Menyiapkan draft alamat surat pada MS Excel Draft ini yang akan di sanding kan dengan draft surat pada MS Word nantinya   Menyandingkan kedua draf...